ftss21

 

Engkau dikatakan hidup, padahal engkau mati! (Wahyu 3:1 TB)

Pelatih besbol legendaris John Wooden (1910–2010) berkeyakinan bahwa karakter itu jauh lebih penting daripada reputasi. “Reputasi kita adalah apa yang orang lain kenal mengenai kita,” begitu sering dikatakan oleh pelatih Wooden, “tapi karakter kita adalah jati diri kita. Kita lah satu2nya orang yang tahu karakter kita. Kita bisa mengelabui orang lain, tapi kita tidak dapat mengelabui diri kita sendiri.”

Cara tepat menguji karakter adalah apa yang kita lakukan kalau tak seorang pun mengawasi.

Dalam kitab Wahyu, kita dapat baca pernyataan Yesus kepada ketujuh gereja di Asia. Kepada gereja di Sardis, Yesus berkata, “Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau dikatakan mempunyai nama (reputasi) mempunyai hidup, padahal engkau mati! (Wahyu 3:1 TB). Tuhan tahu bagaimana sebenernya mereka, dan pasti mereka sendiri juga tahu. Yesus katakan pada mereka untuk bangun dan menguatkan kehidupan rohani mereka yang sudah hampir mati (ayat 2). Yesus mendorong mereka untuk mengingat kebenaran yang telah mereka terima, menaatinya, dan berbalik serta berjalan ke arah yang baru (ayat 3).

Ketika Tuhan memberitahukan pada kita tentang apa yang salah dalam hidup kita, Dia selalu menyediakan jalan untuk pemulihan. Kalau kita berbalik dari dosa kita, Dia pasti mengampuni dan menguatkan kita untuk memulai lembaran baru.